Renungan Penciptaan Semesta

share

alam-semesta

 

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al A’raaf: 54)

Telah banyak teori yang diutarakan untuk menjelaskan asal muasal penciptaan alam semesta. Untuk hal ini, tak ada yang menampik bahwa ada kekuasaan Tangan Sang Pencipta di balik keajaiban penciptaan semesta, karena sangat mustahil jika alam semesta terjadi dan terbentuk begitu saja tanpa ada yang menciptakan.

Sang Pencipta adalah Allah SWT. Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu di seantero alam semesta yang Dia ciptakan. Dialah Yang Maha Hidup dari jutaan tahun lalu sebelum penciptaan alam semesta. Hukum alam yang kompleks telah menunjukkan eksistensi kekuasaan Allah SWT yang mengatur seluruh perputaran hidup ciptaan-Nya.

Perputaran bumi mengitari matahari dengan didampingi oleh bulan. Perputaran air laut menjadi hujan dan sumber air tawar di daratan untuk menjadi sumber kehidupan makhluk hidup. Perputaran rotasi bumi menjadi siang untuk bekerja dan malam untuk istirahat. Perputaran kehidupan manusia dari lahir sampai kematiannya. Siapakah jika bukan Allah SWT yang berkuasa mengatur keseluruhan roda kehidupan rumit ini?

Akal manusia tidak akan mampu untuk mengetahui bagaimana Kuasa Allah SWT bekerja dalam mengatur segala keajaiban ini. Akan tetapi Allah SWT telah menunjukkan segala tanda-Nya yang tersebar di seluruh alam. Mari kita renungkan dengan menatap birunya langit, mendengar suara gemerisik angin, aliran sungai, kicauan burung dan menghirup udara manis dari pepohonan hijau. Kita renungkan pula dengan menatap gelapnya langit malam yang dihiasi oleh gemerlap bintang-bintang bagaikan permata yang menunjukkan bahwa kita hanyalah sebagian kecil makhluk ciptaan Allah SWT dibandingkan seluruh alam raya. Jika saja kita meluangkan sejenak waktu kita untuk merenungkan bahwa kehidupan kita bukanlah apa-apa dibandingkan skenario alam semesta yang lebih hebat ciptaan Allah SWT.

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. Al Baqarah: 164)

(Rani Rusydi)


Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *