Kisah Inspiratif Dina

Kisah Inspiratif Dina
Karya: Regina Izzatunnisa

Halo, Perkenalkan Namaku Dina Umurku 10 tahun aku merupakan Anak disabilitas Tunadaksa karena sewaktu aku berumur 2 bulan, tulang kakiku mengalami pengecilan yang bisa kita sebut dengan Polio. Ya Polio merupakan suatu penyakit di mana tulang kaki mengalami pengecilan sedikit demi sedikit penyakit ini,umumnya menyerang anak-anak namun,dengan keadaanku ini aku tidaklah minder seperti kawan-kawan ku yang lain, aku tetap bisa berkarya dan berprestasi disekolah.
Saat ini, aku bersekolah di salah satu SD inklusi di kota ku yaitu SD Intan Permata sebuah sekolah Swasta favorit di kotaku. Selama aku belajar di sekolah, aku tidak pernah mengalami yang namanya Perundungan (Bullying), karena semua kawan-kawan dan guru-guru ku menerima keadaanku mereka membantuku ketika aku dikala kesulitan dan inilah lingkungan tempat aku belajar kawan, lingkungan Sekolah ku Sudah Ramah terhadap Murid2 Disabilitas tak hanya aku saja melainkan kawan ku yang lain, dia bernama Mita mita merupakan disabilitas Autisme yang tentunya satu kelas dengan ku dari kawan yang disabilitas tentu nya kita dapat belajar tentang arti keberagaman,kebersamaan serta empati ya,sekolah ku ini mengajarkan murid normal untuk menumbuhkan Rasa Empati terhadap Anak Berkebutuhan Khusus serta juga, diajarkan bagaimana cara –cara berkomunikasi,menyampaikan pembelajaran kepada Anak berkebutuhan Khusus .

Dan aku ingin menyampaikan satu cerita sebelum aku masuk sekolah,ini jadi sebelum aku masuk sekolah ini Banyak sekali berbagai penolakan yang aku hadapi hal ini karena berbagai alasan,hal ini karena tidak tersedia nya akses khusus untuk anak berkebutuhan khusus serta guru khusus tak hanya itu sewaktu orangtuaku mendaftar sekolah diberikan tes khusus,yaitu tes baca tulis dan hitung sewaktu hasil tes keluar,aku mendapatkan hasil yang memuaskan tetapi,tetap saja panitia menolak untuk menerimaku dan yang lebih herannya lagi, salah satu siswa yang mendaftar yang mendapatkan hasil tes yang buruk justru diterima di sekolah tersebut yang tentunya,hal ini membuat orangtuaku hampir menyerah dan berniat untuk mendaftarkan ku ke Sekolah Luar Biasa namun,Ayahku menolak menurutnya, aku akan lebih berkembang jika aku belajar bersama anak-anak Normal kemampuanku akan terus terasah.
setelah beberapa kali mengalami penolakan akhirnya, orangtuaku mendapatkan rekomendasi sekolah inklusi yang menerima murid abk dari sahabat ibuku yang bernama ibu Reni, Alhamdulilah aku bersyukur sekali bisa bersekolah dan tak kalah dengan anak-anak lainnya di sekolah ini aku juga termasuk murid berprestasi dan sering mendapatkan Rangking di kelas tak hanya itu saja,akupun mahir dalam bidang sains karena kemampuanku tersebut Guru ku mendaftarkanku untuk mengikuti Perlombaan sains anak anak se nasional lomba ini sangat mengeksplorasiku yaitu ketika melakukan percobaan membuat Balon terbang di tempat walaupun tertiup angin. eksperimen ini menjadi menarik untuk aku pelajari karena percobaan ini memakan pikiran yang lebih bagaimana caranya supaya objek dari Balon tersebut terbang di tempat dan berada sejajar ,awalnya aku seringkali gagal melakukannya namun,berkat latihan keras dan bimbingan guru dan ortu ku akhirnya aku berhasil melakukan percobaan tersebut.
di saat Pengumuman pun tiba, aku mendapatkan Juara ke 3 aku tetap bersyukur atas pencapaianku saat ini di perlombaan sains ini aku berhasil mendapatkan penghargaan se nasional juga apresiasi dari anak anak lainnya hal ini membuat orang tua guru dan yang lainnya bangga atas pencapainku .
Pesan Moral dari kisah ini adalah bahwa Kekurangan bukan suatu halangan untuk berprestasi dan berkarya janganlah terpacu dengan hinaan dan ejekan orang kepada kita justru jadikanlah hal ini sebagai cambukan untuk diri kita supaya menjadi orang yang lebih baik lagi untuk kedepannya.

Autobiografi Peserta

Nama saya Regina Izzatunnisa saya lahir di bandung pada tanggal 7 Juli 2003 usia ku saat ini 19 tahun aku sekarang menempuh pendidikan ku di Politeknik STIALAN Bandung semester 2 dengan Jurusan Manajemen sumber daya Manusia , hobiku adalah Menulis dan menyanyi aku aktif di bidang kepenulisan sejak duduk di bangku SMA Kelas 2 awalnya hanya iseng ingin menulis saja lama kelamaan aku menjadi kecanduan menulis dan saat itu aku mengikuti perlombaan menulis puisi,quotes,dan cerpen dan alhamdulilah dari karya-karya ku tersebut sudah dimuat di beberapa buku antologi dan aku pernah mendapatkan juara 2 dalam lomba puisi tingkat nasional,5 peserta terbaik lomba puisi klasik tingkat nasional,200 terbaik lomba puisi tingkat nasional,100 terbaik lomba puisi tingkat nasional, 50 terbaik lomba quotes, dan 100 terbaik dalam lomba puisi tingkat internasional.
Penulis bisa dihubungi melalui instagram @geena_izz 12 dan Facebook Regina Izzatunnisa semoga karya ku ini bisa bermanfaat dan menginspirasi bagi pembacanya tetap semangat dan terimakasih.


Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *